Kandangnya Danar Si Sapi: cinta

Kandangnya Danar Si Sapi

Living with my friends, my cell phones, my tamagotchi, and my stupidity.

Cinta kita diawali dengan hujan,
Sembilan bulan lalu,
Di bawah payung biru itu,
Di jalan itu,
Pertama kalinya ku merangkulmu.
Dan hujan selalu mengingatkanku akan memori itu..

Dan cinta itu juga diakhiri dengan hujan,
Di bawah payung yang sama,
Di jalan yang sama.
Dan hujan juga selalu mengingatkanku akan memori itu..

Tiap rintik hujan selalu mengingatkanku pada dirimu,
Dan aku benci hujan,
Karena aku benci mengenangmu,
Karena mengenangmu adalah menyakiti diriku..



Sambut aku di depan rumahmu,
Dengan senyum itu,
Dengan jaket dan jeans itu,
Duduk di beranda itu,
Dengan harap dari hatimu, dan dengan segala kerinduan itu,

Sambut aku,
Yang datang sendiri membawa cinta,
Dengan setangkai mawar di tangan kananku,
Dan sekotak cokelat di tangan kiriku,
Agar tetap kau tersenyum
Dan tetap kau jadi yang termanis,

Maka kan kubawa kau ke bulan,
Tuk tunjukkan bahwa ia tak begitu indah,
Lalu kubawa kau pada bintang,
Tuk tunjukkan bahwa ia tak begitu bersinar,
Hingga kau sadar bahwa dirimulah yang terindah,
Dan hatimu yang paling bersinar,

Dan malam ini,
Mari kita nikmati cinta,
Dan kita menari,
Menyanyi,
Sebari genggam erat tangan kita,
Lalu kita nikmati semua,
Hingga kita terlalu lelah tuk terjaga,
Dan kau sandarkan kepalamu di bahuku,
Dan terlelap sembari tetap menggenggam erat taganku,

Dan kita benar-benar telah menikmati cinta,
Yang kau bilang begitu indah,
Yang kau bilang itu anugerah,

Tapi sungguh,
Semoga kau tahu,
Tanpamu,
Cinta takkan pernah bisa seperti itu.